BIOGRAFI BJ. HABIBIE
TUGAS LITERASI
BUKU
FAIZA
MUJAHIDATUL RAHMAH
XI
IPS 1
A.
COVER BUKU
B.
JUDUL RESENSI: RESENSI BUKU BIOGRAFI BJ. HABIBIE
C.
IDENTITAS BUKU
- Judul buku : kisah perjuangan, & inspirasi B.J.HABIBIE
- Penulis : Weda S. Atma
- Penerbit : Cheklist
- Tahun terbit: November 2010
- Kota terbit : Jogjakarta
- Tebal buku : 236 halaman
- Jenis buku : Non Fiksi
D.
KEPENGARANGAN
B.J.
Habibie adalah presiden ketiga republik Indonesia. Dilahirkan di Pare-Pare
Sulawesi Selatan pada tanggal 25 Juni 1936. B. J. Habibie menikah dengan Hasri
Ainun. Dan dikaruniai dua orang putra. B. J. Habibie menjadi yatim sejak
ayahnya meninggal, Ibunya membanting tulang menafkai kehidupan anak-anaknya.
Habibie punya kegemaran menunggang kuda dan membaca. B.J.Habibie memilih
jurusan teknik penerbangan dengan spesialisasi kontruksi pesawat terbang, dari
situlah ia bisa merancang sebuah pesawat terbang.
Pada
tahun 1967, Habibie menjadi profesor kehormatan (Guru besar), pada institut teknologi Bandung. B.J. Habibie
dipilih menjadi wakil presiden RI dan menjadi presiden RI ke tiga setelah
Soeharto mundur,pada tahun 1998. Setelah B. J. Habibie turun dari jabatan
sebagai presiden. Habibie kembali ke Jerman bernama keluarganya. Dan pada
akhirnya istri Habibie meninggal pada tahun 2010, karena kanker. Dan disitulah
B. J. Habibie membuat sebuah cerita tentang kisah kasih bersama istrinya, yang
diberi judul "Ainun dan Habibie"
PT
yang menjadi industri pesawat terbang pertama di kawasan Asia Tenggara yang
kemudian berganti nama menjadi Indonesia pesawat terbang nusantara (IPTN). jika
kita lihat jauh sebelum masa kejayaan B. J. HABIBIE , beliau hanyak seorang
anak yang lahir dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan Tuti Marini
puspowardojo di pare - pare pada tanggal 25 juni 1936.terlahir dengan nama
Bacharuddin Jusuf Habibie, ia adalah anak ke - 4 dari 8 bersaudara. Ayahnya ,
Alwi Abdul Jalil Habibie lahir pada 17 Agustus 1908 di Gorontalo. Ibunya , R. A. Tuti Marini Puspowardojo , lahir di
Yogyakarta pada tanggal 10 November 1911.
E.
IKHTISAR
Tak
ada yang istimewa dari kehidupan Habibie kecil hingga masa remajanya. Ketika ia
beranjak remaja, sang ayah meninggal saat mengimami solat isya karena serangan
jantung, tepatnya pada tanggal 13 September 1950. Sejak saat itu, ibunya harus
membanting tulang sendiri demi kelangsungan hidupnya serta 8 orang anaknya.
Selepas
peringatan 40 hari meninggalnya Alwi, Tuti mengirim Habibie ke Jakarta untuk
bersekolah di sekolah internasional. Pada saat itu, ia baru berusia 14 tahun.
Ia harus berlayar seorang diri dari Makassar ke Jakarta selama 3 hari untuk
menemui pamannya di ibukota.Namun , karena tak betah dengan hawa panas Jakarta
, Habibie pindah ke Bandung.
F.
KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN
a.Keunggulan
- Memuat cerita hidup yang menarik
- Mengandung banyak nasihat-nasihat kehidupan yang bermanfaat
- Memuat kisah hidup yang inspiratif
b.Kelemahan
- Adanya kesalahan eja dalam buku
- Terlalu banyak bab dan sub bab yang dibahas
- Sangat sedikit gambar ilustrasi
G.
KESIMPULAN
Kisah Habibie ini mengajarkan kepada kita agar selalu
berusaha untuk mencapai cita-cita. Sama seperti Habibie yang pantang menyerah
agar berhasil membuat pesawat terbang, demikian juga kita, para pembaca,
seharusnya kita tidak pantang menyerah dalam mencapai cita-cita kita. Apapun
itu, jika kita sudah berusaha, maka tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.
Komentar
Posting Komentar